31 May 2023

20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly

 

20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly


Menulis artikel dengan baik belumlah cukup. Anda juga harus membuat artikel tersebut ramah mesin pencari. Dengan begitu, blog Anda akan lebih mudah jadi nomor satu di Google dan dibanjiri pengunjung.

Bagaimana melakukannya? Anda perlu tahu dulu cara membuat artikel SEO Friendly, yaitu artikel yang mengikuti aturan algoritme Google terbaru dan menarik bagi pembaca.

Nah, di artikel ini kami akan membagikan 20 tips menulis artikel SEO. Anda juga bisa mempelajari contoh tulisan SEO Friendly untuk dipraktikkan. Penasaran? Yuk, baca lebih lanjut! 

20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly di 2023

Ada dua puluh cara membuat artikel yang baik agar mendapat posisi tinggi di Google, yaitu:

  1. Lakukan Riset Kata Kunci
  2. Pahami Intent Pengguna
  3. Ambil Sudut Pandang yang Unik
  4. Perhatikan Struktur Artikel
  5. Perhatikan Bagian Pembuka
  6. Gunakan Paragraf Singkat
  7. Gunakan Teknik Piramida Terbalik
  8. Tulis Artikel yang Berfokus
  9. Sebar Kata Kunci Sewajarnya
  10. Pakai Kata Konjungsi
  11. Sisipkan Internal Link dan External Link
  12. Tambahkan Konten Visual
  13. Optimasi Gambar
  14. Gunakan Heading dan Subheading
  15. Usahakan Panjang Artikel Optimal
  16. Perhatikan Komponen Teknis Blog
  17. Manfaatkan Plugin SEO
  18. Pastikan Tak Ada Kesalahan Penulisan
  19. Konsisten Menerbitkan Artikel
  20. Jangan Lupa Promosikan Artikel

Ternyata cara membuat artikel SEO friendly banyak juga ya? Kalau begitu, mari mulai pembahasannya satu per satu.

1. Gunakan Kata Kunci yang Tepat

Langkah pertama agar artikel Anda sesuai dengan pedoman SEO adalah menggunakan kata kunci yang tepat, yaitu kata yang volume pencariannya besar, persaingannya kecil, dan sesuai dengan niche blog Anda.

Kata kunci dengan volume pencarian besar menunjukkan kata kunci tersebut banyak dicari oleh audiens. Jadi, kalau Anda menulisnya, tentu akan berpotensi menarik banyak pembaca.

Kata kunci dengan persaingan kecil akan memudahkan Anda memenangkan posisi tinggi di Google. Bisa karena belum banyak yang menulisnya atau kompetitornya bukan blog yang besar.

Nah, pemilihan kata kunci yang sesuai dengan niche blog akan membantu konten Anda tetap relevan. Dengan begitu, akan sesuai dengan kebutuhan pengunjung blog Anda. Misalnya, beauty blog, tentu akan lebih pas menggunakan kata kunci seperti tips kecantikan, skincare terbaik, dan semacamnya.

Untuk mendapatkan kata kunci yang tepat, Anda bisa melakukan riset keyword terlebih dahulu. Beberapa SEO tools untuk riset kata kunci gratis yang bisa Anda gunakan adalah UbersuggestKWFinder, atau Google Trends

Sebagai contoh, kami melakukan riset kata kunci “membuat blog” di Ubersuggest.

contoh riset kata kunci di ubersuggest agar artikel seo friendly

Hasilnya menunjukkan bahwa kata kunci “membuat blog” volume pencarian adalah 5400 per bulan. Jadi, cukup menjanjikan untuk dibuat menjadi sebuah artikel. Apalagi, tingkat kesulitan adalah 28 yang bisa dikatakan mudah.

2. Pahami Intent Pengguna

Intent adalah informasi yang diinginkan pengguna ketika mengetikkan kata kunci tertentu di Google. 

Menulis artikel SEO perlu memperhatikan intent karena search intent merupakan salah satu faktor Google ranking. Alasannya, intent yang tepat akan menjawab kebutuhan pencari berupa konten yang relevan. 

Nah, ketika pengunjung mendapat informasi yang diinginkan, mereka tentu akan berlama-lama di artikel Anda. Ini membuat Google menganggap artikel Anda bermanfaat dan perlu mendapat ranking tinggi.

Untungnya, memahami intent pengguna cukup mudah. Anda cukup mengintip artikel kompetitor di hasil pencarian Google (SERP). 

Sebagai contoh, Anda ingin menulis artikel dengan kata kunci “makanan kucing terbaik.”

contoh cek intent pengguna sebagai salah satu cara membuat artikel seo friendly

Di halaman pencarian, artikel yang muncul adalah tentang rekomendasi merk makanan kucing terbaik. Jadi, kalau ingin membuat artikelnya, tulislah rekomendasi merk dengan jumlah lebih banyak atau pembahasan lebih mendalam sesuai kebutuhan pembaca.

3. Ambil Sudut Pandang yang Unik

Sebuah kata kunci bisa digunakan untuk membuat artikel dengan sudut pandang berbeda. Langkah ini efektif untuk membuat artikel Anda lebih menonjol. Namun, tentunya dengan tetap pastikan sesuai dengan intent pengguna, ya! 

Katakanlah kalau Anda ingin menggunakan kata kunci “cara membuat seblak.” Jika kompetitor memiliki artikel panduan membuat seblak ala restoran, Anda bisa menulis tentang “Cara Membuat Seblak Rumahan dengan Lima Langkah.”

Selain artikel Anda unik, kemudahan yang ditawarkan tentu akan lebih menarik bagi pembaca. Belum lagi, sudut pandang unik juga memastikan artikel Anda original, sehingga lebih disukai Google untuk mendapat ranking tinggi.

4. Perhatikan Struktur Artikel

Setelah menentukan sudut pandang, Anda membuat struktur artikel dengan baik. Tujuannya, untuk memperlancar proses menulis dengan memilih apa yang harus disampaikan di artikel. 

Selain itu, struktur artikel yang baik akan memudahkan pengunjung memahami artikel Anda. Umumnya, struktur sebuah artikel dibagi menjadi tiga bagian:

  • Pembuka (Prolog) — bagian awal artikel yang menjelaskan latar belakang dan tujuan artikel.
  • Isi  — penjelasan topik utama secara rinci.
  • Kesimpulan (Epilog)  — bagian penutup yang berisi rangkuman atau kesimpulan artikel.

Salah satu tips yang bisa Anda coba adalah menulis beberapa kalimat singkat berisi garis besar di tiap bagian. Lalu, Anda bisa mengembangkannya menjadi sebuah penjelasan utuh yang saling berhubungan.

5. Perhatikan Bagian Pembuka

Cara membuat artikel SEO friendly selanjutnya adalah menulis bagian pembuka dengan baik, yaitu menjawab intent pembaca dan memuat kata kunci. Kenapa harus demikian?

Pertama, bagian pembuka yang tidak menjawab intent akan membuat pembaca meninggalkan artikel Anda. Kedua, penempatan kata kunci di bagian pembuka bisa membantu Google merekomendasikannya ke pembaca yang tepat.

Untuk membuat bagian pembuka menjadi menarik, ada rumus AIDA yang bisa digunakan, yaitu:

  • Attention — Memancing perhatian pembaca dengan kalimat utama berupa pertanyaan, guyonan singkat, atau statistik.
  • Interest  — Menarik minat pembaca dengan menyinggung permasalahan yang dihadapi.
  • Desire  — Jelaskan bahwa artikel Anda bisa menjadi solusi.
  • Action  — Mengajak pembaca Anda untuk membaca artikel hingga selesai.

Contoh penerapan AIDA bisa Anda lihat di artikel blog Niagahoster berikut:

salah satu cara membuat artiel seo friendly adalah dengan memperhatikan bagian pembuka artikel

Berikut penjelasan singkat tentang bagian pembuka AIDA di atas:

  • Paragraf satu memancing perhatian pembaca dengan pertanyaan yang sering menghantui pebisnis, yaitu tentang mempertahankan pelanggan.
  • Paragraf dua menarik minat pembaca dengan masalah yang sedang dihadapi, yakni loyalitas pelanggan. 
  • Paragraf tiga menyebutkan tentang solusi cara menjaga loyalitas pelanggan yang bisa ditemukan di artikel tersebut.
  • Paragraf empat mengajak pembaca untuk mencari tahu langkah-langkah tersebut.

6. Uraikan Menjadi Paragraf Singkat

Usahakan paragraf di artikel Anda singkat karena bisa membuat pembaca nyaman.  Tiga kalimat umumnya cukup untuk menyampaikan penjelasan dengan baik. 

Menurut riset, pembaca artikel online cenderung tidak membaca kata per kata, melainkan scanning berpola huruf “F” (F-Shaped Pattern).

ilustrasi scanning F-shaped pattern
Sumber gambar: nngroup

Pembaca akan membaca bagian pembuka secara lengkap, lalu melakukan scanning kata/kalimat yang menarik  secara vertikal. Dan begitu seterusnya, hingga di akhir artikel. Nah, dengan maksimal tiga kalimat di setiap paragraf, maka akan: 

  • Mempermudah pembaca menemukan kata/kalimat yang dibutuhkan.
  • Membuat pembaca lebih santai dalam memahami penjelasan.

7. Gunakan Teknik Piramida Terbalik

Piramida terbalik adalah teknik penulisan dimana Anda menaruh informasi paling penting di bagian awal, lalu diikuti oleh penjelasan lebih detail, dan diakhiri dengan informasi tambahan. 

Pendekatan ini akan membuat artikel Anda tidak bertele-tele dan memudahkan pembaca mendapat informasi utama dengan cepat.

Sumber gambar: Wikipedia

Teknik piramida terbalik bisa Anda gunakan di penjelasan keseluruhan artikel, dalam sebuah sub heading, hingga sebuah paragraf. Pada artikel Apa itu Bug, struktur outline yang digunakan adalah sebagai berikut:

Intent pembaca tentang pengertian bug ditempatkan di awal sebagai informasi terpenting. Lalu, dilanjutkan dengan berbagai penyebab bug sebagai penjelasan lanjutan. Kemudian, cara menghindari bug menjadi informasi tambahan bagi yang ingin mencoba langkah yang diberikan.

8. Tulis Artikel yang Berfokus ke Satu Topik

Menentukan satu topik dan fokus pada penjelasan tersebut adalah cara membuat artikel SEO friendly yang penting. Selain tidak membingungkan pembaca, topik artikel yang jelas akan membuat informasi yang disampaikan lebih runut. 

Misalnya, ketika membuat artikel “cara ternak lele”, Anda harus fokus pada panduan cara ternak lele. Bila ingin membahas jenis lele untuk diternak, tulislah artikel yang berbeda. Ini akan lebih memudahkan Anda untuk membahasnya lebih dalam dan lengkap.

Selain itu, fokus di satu topik tertentu akan membuat penggunaan kata kunci yang saling berhubungan. Pada akhirnya, web crawler Google lebih mudah dalam memahami struktur artikel untuk melakukan indexing.

9. Sebar Kata Kunci Sewajarnya

Salah satu kesalahan pemula dalam membuat artikel adalah menggunakan kata kunci secara berlebihan (keyword stuffing). Tujuannya, agar bisa lebih cepat muncul di halaman pencarian Google.

Padahal, keyword stuffing adalah praktik spam yang jauh dari standar cara menulis artikel SEO friendly. Alasannya, Google menganggap keyword stuffing sebagai spam karena akan menurunkan kualitas artikel Anda dan membuat pembaca tak nyaman.

Kalau keyword stuffing, ranking Anda akan turun atau bahkan bisa dihapus dari hasil pencarian. Waduh!

Maka dari itu, sebar kata kunci Anda sewajarnya dan sesuai kebutuhan. Ingat, Anda menulis artikel untuk dibaca manusia. Jadi, pastikan paragraf Anda berbobot dan nyaman dibaca.

10. Perbanyak Memakai Kata Sambung

Seperti namanya, kata sambung adalah kata yang menghubungkan antar kalimat atau paragraf. Kata sambung digunakan untuk membantu pembaca memahami hubungan antar ide di dalam artikel.

Contoh kata sambung yang bisa Anda gunakan adalah

  • Kata sambung pertentangan: tetapi, namun, sedangkan, sebaliknya;
  • Kata sambung pembetulan: melainkan, hanya;
  • Kata sambung penegasan: bahkan, malah (malahan), lagipula, apalagi, jangankan;
  • Kata sambung batasan: kecuali, hanya;
  • Kata sambung urutan: lalu, kemudian, selanjutnya;
  • Kata sambung persamaan: yaitu, yakni, bahwa, adalah, ialah;
  • Kata sambung penyimpulan: jadi, karena itu, oleh sebab itu;

Mari lihat contoh di penggunaan kata sambung di bawah ini:

  • Teks A:
    Sebagai penutup, aku mau jelasin beberapa kelebihan merk makanan kucing X dibanding merk Y.

    Harganya lebih murah. Cocok banget buat aku yang mahasiswa ngekos. Gak harus beli online karena pet shop dekat kampus jualan. Merk ini memang lebih pasaran daripada merk Y. Kucingku makannya juga lahap banget dan minta tambah. Padahal, aku kasih porsinya sama kayak merk Y.

    Merk X sangat recommended dan aku bakal pindah ke merk Y mulai dari sekarang. Sekian, sampai jumpa di artikel selanjutnya!”
  • Teks B:
    Sebagai penutup, aku mau jelasin beberapa kelebihan merk makanan kucing X dibanding merk Y.

    Pertama, harganya lebih murah. Jadi, cocok banget buat aku yang mahasiswa ngekos. Kedua, gak harus beli online karena pet shop dekat kampus jualan. Sepertinya, merk ini memang lebih pasaran daripada merk Y. Ketiga, kucingku makannya juga lahap banget dan minta tambah. Padahal, aku kasih porsinya sama kayak merk Y.

    Kesimpulannya, merk X sangat recommended dan aku bakal pindah ke merk Y mulai dari sekarang. Sekian, sampai jumpa di artikel selanjutnya!”

Walaupun isinya sama, tapi sangat jauh perbedaan Teks A dan Teks B, bukan? 

Teks B dengan jelas menunjukkan ada tiga kelebihan yang saling berhubungan dan diakhiri dengan kesimpulan. Sedangkan Teks A harus dibaca dan diresapi pelan-pelan agar bisa paham.

Internal link adalah link dari satu halaman ke halaman lain dalam satu website yang sama.

contoh tulisan seo friendly adalah yang menyisipkan internal link

Sebuah artikel SEO perlu menggunakan internal link karena bermanfaat untuk membantu Google mengindeks website Anda dan memahami konteks artikel yang dibuat. Alhasil, SEO Anda juga akan lebih baik.

Bagi pengunjung, internal link membantu mengarahkan bila ingin membaca lebih jauh topik yang Anda bicarakan. Hal ini tak hanya membuat pengunjung akan lebih lama berada di website, tapi juga menunjukkan keahlian Anda membahas topik tersebut secara mendalam.

Sedangkan external link adalah link yang merujuk ke halaman website lain. External link bisa Anda sisipkan sebagai sumber untuk memperkuat penjelasan dan meyakinkan pembaca. Misalnya, link ke hasil penelitian, statistik, kutipan, atau referensi dari media lain. 

Namun, usahakan Anda menyisipkan external link sewajarnya dan hanya ke halaman yang relevan, ya! Sebab, Google akan memberikan penalti jika Anda ketahuan spam external link yang tidak relevan dan justru mengganggu pembaca. 

12. Tambahkan Konten Visual

Konten visual seperti gambar, ilustrasi, infografis, bagan, GIF, hingga meme juga termasuk cara membuat artikel SEO friendly, lho! Kenapa?

Otak manusia memproses data visual 60 ribu kali lebih cepat dibanding tulisan. Jadi, memasukkan data berbentuk infografis atau bagan ke artikel Anda akan membuatnya lebih mudah dipahami pembaca. 

Selain itu, konten visual dengan kombinasi warna yang tepat terbukti meningkatkan minat pembaca hingga 80%. Misalnya, warna yang tidak bertabrakan atau warna sesuai desain website Anda. 

Terakhir, 91% netizen lebih suka dengan konten visual dibanding tulisan. Alhasil, mereka akan lebih betah di artikel Anda bila ada konten visual sebagai pendukung penjelasan.

Anda bisa mendapatkan konten visual dari website penyedia gambar gratis seperti Pixabay atau Unsplash. Selain itu, Anda juga bisa membuat konten visual sendiri menggunakan Canva. Sedangkan jika ingin membuat meme, Anda bisa menuju Imgflip atau Kapwing.

13. Optimasi Gambar

Menulis artikel SEO dengan tambahan konten visual memang penting. Namun, Anda perlu melakukan langkah optimasi. Tujuannya, agar hemat sumber daya penyimpanan, mempercepat loading blog atau website, dan kenyamanan pengunjung lebih terjaga.

Apa saja yang perlu dilakukan untuk menerapkan cara optimasi gambar di WordPress ya? Ini dia beberapa tipsnya:

  • Nama File — Berikan nama file gambar yang singkat, tepat, dan sesuai kata kunci Anda. Misalnya, kucing-persia-coklat.jpg. Bukannya, kucing-persia-coklat-lucu-banget-gak-kuat.jpg.
  • Alt Text  Deskripsikan alt text gambar dengan lengkap untuk membantu Google mengidentifikasi topik yang Anda bahas. Anda juga bisa memasukkan kata kunci jika memungkinkan.
  • Format Gambar — Pilih format gambar untuk website yang tepat sesuai jenis gambar Anda. Misalnya, JPEG untuk foto, PNG untuk gambar penuh detail, GIF untuk gambar bergerak, dan semacamnya.
  • Kompres Gambar — Kompres gambar Anda untuk mengecilkan ukuran gambar tanpa adanya penurunan kualitas. Alhasil, gambar akan lebih cepat ditampilkan dan pengunjung tetap puas dengan kualitasnya. Anda bisa kompres gambar melalui iLoveIMG atau TinyJPG.

14. Gunakan Heading

Heading adalah judul dari bagian artikel yang menjelaskan sebuah informasi tertentu.

contoh tulisan seo friendly adalah yang menggunakan heading

Penggunaan heading sangat penting ketika menulis artikel SEO. Alasannya, pembaca akan lebih mudah menemukan garis besar atau pokok bahasan artikel Anda. Terutama, bagi mereka yang cenderung melakukan scanning informasi di artikel.

Selain ituGoogle menyukai artikel dengan struktur yang baik. Tak heran, artikel yang strukturnya jelas dan sesuai intent pembaca akan  mendapatkan featured snippets “ranking 0” seperti ini:

penggunaan heading yang benar akan membuat artikel SEO friendly dan mendapatkan snippet di Google

WordPress sendiri memiliki enam heading (H1 sampai H6) yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Berikut beberapa tips memaksimalkan heading yang bisa Anda coba:

  • Bila memungkinkan, masukkan kata kunci pada heading Anda. 
  • Gunakan H2 sebagai judul utama sebuah artikel, seperti halnya judul bab pada buku.
  • Gunakan H3 bila perlu penjelasan lebih detail, sebagai bagian dari H2. Dan begitu seterusnya hingga H6.
  • Gunakan heading sesuai fungsinya. Artinya, H2 dijelaskan lebih lanjut dengan H3, bukan H4.
  • Hindari penggunaan H4-H6 bila memungkinkan, karena akan membuat struktur artikel terlalu komplek atau dalam.

15. Usahakan Panjang Artikel Optimal

Yoast, pembuat salah satu plugin SEO terbaik, menyarankan panjang artikel minimal 300 kata agar Google bisa memahami topik Anda. Pun demikian, setidaknya buatlah artikel dengan rata-rata 1000 – 2500 kata. 

Kenapa demikian? Ada dua alasannya:

Pertama, artikel yang panjang biasanya mempunyai penjelasan yang lengkap, sehingga bisa memberikan manfaat lebih ke pembaca. 

Kedua, artikel panjang yang SEO friendly cenderung memiliki lebih banyak heading, gambar, atau link yang bisa disisipi kata kunci. Efeknya, SEO artikel secara keseluruhan akan lebih baik.

Selama panjang artikel optimal dan informasi yang diberikan relevan, artikel tersebut akan mudah menduduki peringkat atas hasil pencarian.

16. Perhatikan Komponen Teknis Blog

Membuat artikel SEO friendly tak hanya mengharuskan Anda memperhatikan kalimat dan paragraf, tapi juga komponen teknis blog. Tujuannya agar artikel Anda terlihat menarik dan bisa bersaing di hasil pencarian Google.

Lalu, apa saja komponen teknis blog?

salah satu tips menulis artikel seo adalah dengan memperhatikan komponen teknis blog
  • Title Tag/SEO Title — Merupakan judul halaman yang muncul di hasil pencarian Google. Agar SEO friendly, usahakan title tag Anda menggambarkan garis besar artikel, mengandung satu kata kunci, dan panjangnya maksimal 60 karakter.
  • Permalink — Secara default, permalink diambil dari judul artikel Anda. Misalnya, websiteanda.com/cara-mengupas-bawang-dengan-cepat-tanpa-mengeluarkan-air-mata-dijamin-ampuh. Terlalu panjang, kan? Jadi, sebaiknya Anda memperbaiki permalink artikel menjadi websiteanda.com/cara-mengupas-bawang
  • Meta Description — Merupakan deskripsi singkat artikel Anda di hasil pencarian Google. Jadi, usahakan meta deskripsi Anda maksimal 160 karakter dan mengandung satu kata kunci.

Dengan memperhatikan komponen teknis di atas, SEO Anda juga akan lebih baik. Alhasil, artikel Anda akan lebih cepat naik ke ranking tinggi di hasil pencarian Google.

17. Manfaatkan Plugin SEO

Plugin SEO akan secara otomatis memberikan saran agar aspek SEO di artikel Anda optimal. Sangat berguna, bukan? Oleh sebab itu pastikan Anda menggunakan salah satu plugin untuk memudahkan dalam menulis artikel SEO yang baik.

Plugin SEO yang kami rekomendasikan adalah Yoast SEO. Plugin ini mampu membantu Anda memastikan judul, jumlah kata, meta description, sebaran kata kunci, optimasi gambar, dan sebagainya sudah teroptimasi dengan tepat. 

Menariknya, Yoast SEO akan menampilkan ikon hijau jika artikel Anda sudah baik. Jadi, lebih mudah mengetahuinya. Jika belum, Anda tinggal melakukan optimasi yang disarankan.

memanfaatkan plugin seo sebagai salah satu cara membuat artikel seo friendly

18. Pastikan Tak Ada Kesalahan Penulisan

Pastikan tak ada kesalahan penulisan dalam artikel Anda. Misalnya, typo, penggunaan tanda baca yang tidak tepat, dan tata bahasa yang keliru. Sebab, kesalahan penulisan bisa merusak pengalaman pembaca dan menurunkan kualitas artikel. 

Selain itu, banyaknya kesalahan penulisan pada artikel yang ditulis akan membuat Anda juga akan terlihat kurang profesional sehingga akan menurunkan kredibilitas Anda.

Maka dari itu, lakukan pengecekan artikel dengan teliti sebelum diterbitkan. 

Salah satu tipsnya, setelah Anda menyelesaikan artikel, istirahatlah selama beberapa jam untuk menyegarkan pikiran. Lalu, posisikan Anda sebagai pembaca dan baca artikel dengan suara agar lebih mudah menemukan kalimat yang terdengar janggal.

19. Konsisten Menerbitkan Artikel

Konsisten menerbitkan artikel juga sangat penting sebagai salah satu cara membuat artikel SEO Friendly, lho. Kenapa? 

Pertama, Anda bisa memberi manfaat lebih ke pembaca berupa informasi yang aktual. Anda tentu juga lebih suka mendapat informasi dari posting terbaru, kan?

Kedua, konsistensi tersebut memberi sinyal positif ke Google bahwa blog Anda aktif. Dengan begitu, Google tak akan ragu untuk merekomendasikan konten Anda di halaman pencarian.  

konsisten menerbitkan artikel juga merupakan salah satu cara membuat artikel seo friendly

Namun, Anda tak harus menerbitkan artikel setiap hari, kok. Anda bisa menjadwalkannya sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda. Kalau belum tahu caranya, simak artikel tentang Cara Membuat Jadwal Post Artikel di WordPress ini, yuk.

20. Jangan Lupa Promosikan Artikel

Mempromosikan artikel bertujuan untuk mendapatkan pembaca dengan cepat dan menjaring trafik yang relevan. Hal tersebut akan memberikan sinyal positif ke Google karena artikel Anda memang dibaca dan dibutuhkan. 

Dengan langkah tersebut, SEO Anda akan lebih baik dan posisi di hasil pencarian juga meningkat.

promosikan artikel seo friendly Anda untuk mengirim sinyal positif ke Google

Berikut beberapa tips untuk mempromosikan artikel SEO friendly Anda:

  • Promosi di semua media sosial Anda. Baik secara pribadi, maupun di grup/komunitas media sosial terkait.
  • Promosikan juga di forum online yang relevan. Ingat, jangan spam ya!
  • Buat mailing list agar promosi artikel Anda lebih cepat dan tepat sasaran.
  • Pasang plugin share seperti AddToAny atau MasShare untuk memudahkan pengunjung membagikan/mempromosikan artikel Anda.


Siap Menulis Artikel SEO Friendly?

Ternyata, cukup banyak tips cara membuat artikel SEO friendly ya? Yup!

Intinya, supaya artikel SEO friendly, Anda harus mengikuti kaidah SEO Google dan memperhatikan kenyamanan pembaca. Mulai dari menyebar kata kunci, optimasi gambar, menerapkan teknik piramida terbalik, dan lain sebagainya. Anda harus mampu menyeimbangkan semua tips di atas.



Seo Tools

 

10+ SEO Tools Terbaik dan Gratis 2023


SEO atau Search Engine Optimization adalah optimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Untuk memaksimalkan upaya optimasi mesin pencari ini, Anda memerlukan bantuan SEO Tools.

SEO Tools dapat memudahkan Anda untuk mengambil keputusan terkait SEO. Misalnya, melihat performa traffic, mengukur kualitas backlink, memantau link building, dan masih banyak lagi. 

10+ SEO Tools Terbaik 2023

Ibarat kalkulator, SEO tool dapat membantu Anda melakukan perhitungan strategi SEO yang akan dijalankan. 

Nah, strategi SEO sendiri bisa berupa optimasi kualitas konten (SEO On Page) atau optimasi link building (SEO Off Page). 

Untuk itulah, SEO tool yang Anda pilih nantinya harus memiliki beberapa kriteria, misalnya:

  • Support SEO On Page dan Off Page
  • Tampilan dan navigasinya user-friendly
  • Analisis atau datanya lengkap
  • Bisa digunakan tanpa biaya atau gratis
  • Menawarkan free trial untuk fitur premium

Inilah 11 SEO Tool terbaik dan gratis di 2023 yang bisa Anda coba!

1. Google Keyword Planner

seo tool google keyword planner

Tool besutan Google ini dikenal cukup efektif untuk membantu optimasi SEO secara On Page, dalam arti meningkatkan kualitas konten yang dibuat. Sekaligus, sebagai cara meningkatkan traffic blog.

Dengan Google Keyword Planner Anda bisa:

  • Menemukan kata kunci baru
  • Melakukan riset keyword yang digunakan di website
keyword ideas salah satu fitur seo google keyword planner

Semua itu dapat Anda lakukan menggunakan dua fitur utama, yaitu Discover New Keyword dan Get Search Volume and Forecast

Dengan kedua fitur tersebut, Anda dapat bisa memasukkan kata kunci dan domain tertentu untuk melihat beberapa informasi penting, seperti:

  • Kata kunci yang relevan
  • Rata-rata volume pencarian
  • Tingkat kompetisi untuk masing-masing keyword
fitur forecast seo google keyword planner

Google Keyword Planner berada di dalam layanan Google Ads. Jadi, bisa juga dimanfaatkan untuk melakukan riset keyword untuk kebutuhan ads atau iklan. 

Mau tahu lebih dalam tentang tool ini? Temukan di Cara Menggunakan Google Keyword Planner [Terlengkap].

Kesimpulan:

Cocok bagi Anda yang ingin melakukan riset kata kunci dengan efektif dan juga berencana untuk menggunakan iklan. 

seo tool google trends

Ingin tahu apa yang sedang trend sekarang ini? Atau Anda bertanya-tanya seberapa populer kata kunci incaran?

Google Trends bisa jadi salah satu SEO tools bantuan dalam praktik SEO On Page. Di platform gratis milik Google ini, Anda dapat:

  • Mencari kata kunci yang sedang populer
  • Menambah referensi keyword baru
  • Membandingkan secara historis performa kata kunci
  • Mengetahui lokasi yang potensial untuk kata kunci tertentu
fitur analisis perbandingan keyword google trends

Google Trend tidak hanya memberikan hasil  pada pencarian web saja. Melainkan juga hasil dari Google Images, Google News, Google Shopping, dan YouTube.

Dengan informasi dari tool ini, Anda bisa mengatur strategi pembuatan konten sesuai dengan tren kebutuhan pengguna.

Kesimpulan:

Cocok untuk Anda yang ingin membuat konten terbaik sesuai tren terhangat.

3. Google PageSpeed Insight

seo tool untuk mengecek kecepatan google pagespeed insight

Riset dari Google menunjukkan, sebanyak 53% pengguna internet di Indonesia meninggalkan website yang loading lebih dari 3 detik! Kalau dibiarkan, nilai bounce rate di website Anda akan meningkat. 

Karena kecepatan website sangat penting,  menggunakan SEO tool seperti Google Pagespeed Insight bisa membantu menjaga performa SEO Anda.

SEO Tool ini memberikan analisis terkait kecepatan website baik di tampilan desktop maupun mobile. Penilaian berupa skor dihitung dari beberapa kriteria, seperti:

  • First Contentful Paint – Berapa lama teks atau gambar muncul ke halaman browser
  • Time to Interactive – Durasi halaman hingga siap digunakan
  • Speed Index – Seberapa cepat halaman terlihat lengkap
  • Total Blocking Time – Jangka waktu antara FCP hingga waktu interaktif
  • Largest Contentful Paint – Waktu saat konten terbesar (teks atau gambar) mulai muncul di halaman browser
  • Cumulative Layout Shift – Deteksi gerakan elemen yang terlihat di situs
hasil analisis kecepatan dari google pagespeed insight

Pada contoh di atas, website niagahoster.co.id mendapatkan skor 90, yang berarti performa kecepatannya cukup baik.

Pun demikian, Google PageSpeed Insight masih tetap akan memberikan saran perbaikan agar kecepatan website lebih optimal.

Inilah contoh rekomendasi dari Google Pagespeed Insight untuk website niagahoster.co.id:

saran kecepatan google pagespeed insight

Meskipun Google Pagespeed Insight sudah mumpuni untuk mengecek kecepatan website, masih ada beberapa tool alternatif lain yang bisa dicoba, lho.

Cocok untuk Anda yang ingin memastikan website Anda SEO Friendly dari sisi kecepatannya.

4. Yoast SEO

yoast seo tool untuk menganalisis seo on page

Yoast SEO merupakan salah satu WordPress SEO plugins yang paling populer. 

Berbeda dengan tool lain yang harus diakses melalui website atau web app, Yoast SEO dapat dipasang di WordPress dan secara otomatis akan menganalisis apakah konten sudah menerapkan SEO dengan benar. 

contoh analisis yoast seo

Yoast SEO memiliki beberapa fitur, seperti focus keywordmeta deskripsi, meta title, readability, slug, dan lainnya. Dengan fitur-fitur tersebut, Yoast SEO sangat tepat digunakan untuk memastikan konten sudah sesuai kaidah SEO secara real time.

Selain itu, Yoast SEO juga dapat membantu Anda dari sisi technical. Misalnya, dengan memberikan rekomendasi interlink untuk artikel tersebut, notifikasi error page, canonical link otomatis, dan How To schema agar konten lebih terstruktur.

Jangan khawatir, cara konfigurasi dan penggunaannya sangat mudah, kok. Anda dapat mengikuti panduan lengkap di → Cara Setting Yoast SEO Terbaru.

Kesimpulan:

Yoast SEO cocok Anda pasang di WordPress sebagai bantuan optimasi dari SEO On Page dan teknikal.

5. Google Search Console

seo tool google search console untuk memantau performa website

Google Search Console adalah tool gratis yang dapat mengidentifikasi performa website di ranah organik

SEO tool keluaran Google ini tidak perlu diragukan lagi keakuratan datanya. Alasannya, hasil riset yang ditampilkan tentu berasal dari database Google.

Tool yang sebelumnya bernama Google Webmaster Tool ini memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Mengetahui referring domain
  • Memeriksa kinerja website di perangkat mobile
  • Menganalisis traffic website
  • Mencari ide keyword baru
  • Mengidentifikasi halaman terpopuler di website Anda
  • Memeriksa kompatibilitas website di perangkat mobile
  • Melihat backlink ke website Anda
  • Memeriksa broken link
  • Mengidentifikasi masalah keamanan website
  • Mengatur sitemap website

Ketika melakukan pengecekan website dengan Google Search Console, Anda akan mendapat informasi berupa statistik perkembangan total klik, impression, rata-rata CTR, hingga rata-rata posisi website, seperti contoh berikut:

laporan perfoma google search console

Data yang ditampilkan oleh Google Search Console cukup lengkap. Namun, untuk membaca data tersebut bisa menjadi tantangan bagi pemula karena banyak istilah teknis yang harus dipahami. 

Untuk itu, Anda bisa mengikuti Panduan Lengkap Google Search Console ketika sudah mengintegrasikan tool ini ke website Anda.

Kesimpulan:

Cocok untuk Anda yang menginginkan solusi praktis optimasi SEO On Page dan SEO Off Page tanpa biaya.

6. Google Analytics

seo tool google analytics

Karena sebagian besar pencarian online menggunakan Google, menjadi ranking pertama Google itu penting. Untuk itu, memanfaatkan SEO tool seperti Google Analytics sangat direkomendasikan.

Kenapa demikian? Google Analytic memiliki kemampuan untuk memantau perkembangan performa website. Bahkan tools yang memiliki user hingga 28,8 juta pengguna ini mampu menyarikan data lengkap berupa:

  • Realtime – Analisis data website yang selalu update
  • Demografi pengunjung – Informasi mengenai aktif user, jumlah tayangan, total pengguna baru, bounce rate, dan lainnya
  • Perilaku pengunjung – Detail frekuensi kunjungan, engagement (durasi sesi dan jumlah halaman yang dibuka dalam satu sesi), kemungkinan konversi, dan lainnya
  • Jumlah trafik – Informasi seputar tren trafik, referral link ke website Anda, dan sumber trafik secara umum
  • Sumber trafik – Data traffic yang bersumber dari organik, direct, referral, ataupun media sosial
  • Kecepatan website – Urutan halaman populer beserta waktu loading, dilengkapi saran untuk mempercepat loading halaman

Dengan memiliki data tersebut, Anda jadi tahu strategi apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan kompetitor. 

contoh hasil laporan google analytics

Lalu, bagaimana menggunakanya? Tenang, Anda bisa memasang Google Analytic di website WordPress Anda. 

Kesimpulan:

SEO tool ini wajib untuk Anda yang ingin memantau pola aktivitas pengunjung dan berapa lama berada di halaman website.

7. Ubersuggest

seo tool ubersuggest untuk seo on page dan off page

Ubersuggest dari neilpatel.com merupakan salah satu SEO tool serbaguna yang bisa membantu optimasi secara On Page dan Off Page. Tool ini dilengkapi dengan tiga fitur utama, yaitu:

  • Keyword Analyzer – Menganalisis kekuatan keyword, memberi kata kunci yang relevan, menampilkan laporan performa keyword, dan lainnya
  • Competitive Analysis – Membandingkan data SEO beberapa kompetitor sekaligus
  • SEO Explorer – Menganalisis SEO On Page, memberikan informasi backlink, merangkum informasi terkait SEO
contoh laporan seo analyzer ubersuggest

Sebagai sebuah SEO tools, Ubersuggest memiliki  keunggulan berikut:

  • Adanya fitur riset keyword yang detail, meliputi ide keyword, ide konten, dan list keyword
  • Terdapat laporan data keyword secara umum, seperti historis volume pencarian, tingkat kesulitan SEO, CPC, dan paid difficulty
  • Dapat melihat tingkat persaingan dengan fitur khusus Similar Website
  • Memberikan rincian traffic, baik berdasarkan keyword maupun halaman populer
  • Informasi lengkap seputar pencarian website di ranah organik, seperti skor SEO website secara keseluruhan, traffic per bulan, dan keyword yang menang
  • Dapat mengidentifikasi kekurangan website, misalnya errorkecepatan website, dan saran untuk memperbaikinya
  • Detail laporan backlink yang mengarah ke website Anda
  • Menganalisa kesempatan backlink yang bisa didapat, dapat melihat perbandingan dengan domain kompetitor

Bagaimana, ingin mencoba Ubersuggest? Kalau iya, terdapat 7 hari percobaan gratis. Jika cocok, Anda dapat melanjutkan dengan akun berbayar mulai dari USD 12 hingga USD 40.

Kesimpulan:

Bukan hanya untuk SEO, Ubersuggest juga cukup efektif untuk mendukung strategi iklan dengan informasi lengkap seputar ads, paid search, dan analisis kompetitor.

8. SEMrush

seo tool semrush

SEMrush dikenal sebagai salah satu SEO tools terbaik yang mampu menjawab kebutuhan lebih luas seperti online marketing. 

Dengan SEMrush, Anda bisa meningkatkan upaya SEO On Page dan Off Page menggunakan fitur sebagai berikut:

  • Competitive research – Ringkasan performa domain, analisis traffic, pencarian organik, membandingkan keyword dan backlink dengan kompetitor
  • Keyword Research – Melacak posisi SERP, merangkum keyword yang relevan, saran traffic organik untuk situs, dan lainnya
  • Link Building – Tool analisis, audit, dan membangun backlink.
  • On Page & Technical SEO – Audit situs, mengecek performa SEO On Page
  • Rank Tracking – Memberikan hasil domain peringkat teratas di SERP

Baca juga: 10+ Alat Praktis untuk Cek Traffic Website Tanpa Ribet!

contoh hasil analisis seo overview semrush

Data analisis SEMRush cukup lengkap tapi mampu ditampilkan dengan tabel yang ringkas serta informasi yang singkat dan padat. 

Selain itu, navigasi SEO tool ini pun sangat intuitif dan terstruktur. Jadi, cocok untuk digunakan oleh pengguna pemula hingga tingkat lanjut

Versi gratis SEMrush sudah cukup bagi Anda untuk mendapatkan informasi utama. Namun beberapa informasi yang lebih spesifik masih terkunci.

Kalau membutuhkan fitur lengkap, Anda bisa mencoba free trial 30 hari yang ditawarkan. Jika dirasa SEMrush dapat membantu proses SEO Anda lebih optimal, langganan berbayar pun menjadi solusinya. 

Versi premium dari SEO tool ini ditawarkan mulai dari USD 119.95 hingga USD 449 per bulan. 

Kesimpulan:

SEMrush cocok untuk Anda yang ingin mengoptimasi SEO, baik di ranah On Page maupun Off Page.

9. Ahrefs

seo tool lengkap ahrefs

SEO tool serbaguna yang juga harus Anda coba yaitu Ahrefs. Secara keseluruhan, tool yang dibangun pada 2011 ini memiliki lima fitur utama untuk optimasi SEO, yaitu:

  • Site Audit – Mengoptimasi performa SEO On PageKesimpulan:
  • Site Explorer – Menganalisa kompetitor, menampilkan data traffic organik dan profil backlink
  • Keyword Explorer – Menampilkan ribuan kata kunci, lengkap dengan analisa tingkat kesulitan, potensi, volume pencarian, dan lainnya
  • Content Explorer – Menemukan konten yang sedang populer dan menganalisis kinerja konten Anda
  • Rank Tracker – Memantau peringkat di mesin pencarian setiap waktu dan memberikan grafik persaingan dengan kompetitor

Baca juga: Apa Itu LSI Keyword dan Manfaatnya untuk SEO?

Di samping menyediakan data yang lengkap dan fitur yang unggul, Ahrefs sangat nyaman digunakan karena user interface yang intuitif. 

fitur how to use ahrefs atau panduan memnggunakan seo tool

Ahrefs juga dilengkapi dengan informasi How To Use atau panduan lengkap di setiap toolnya. Jadi, siapapun bisa menggunakan SEO tool ini, baik pemula maupun profesional.

Beberapa dari fitur Ahrefs dapat dibuka secara gratis, tapi memang sangat terbatas. Untuk mendapatkan akses lengkap, terdapat percobaan gratis selama 7 hari hanya dengan USD 7. 

Untuk aku premium, Ahrefs relatif lebih mahal dibandingkan SEO tool lainnya, yaitu USD 99 hingga USD 999

Meski begitu, harga tersebut dibayar sebanding dengan kualitas yang Ahrefs berikan. Seperti memberikan data yang lengkap dan akurat, memiliki navigasi yang user-friendly, hingga memberikan hasil riset audit situs.

Kesimpulan:

Ahrefs SEO tool yang cocok untuk audit website dan menganalisis kompetitor serta mendapatkan keyword baru.

10. Moz

seo tool Moz untuk on page seo

Di urutan selanjutnya terdapat Moz. Salah satu SEO tool dengan fitur optimasi lengkap yang telah dipercaya brand-brand besar dunia, seperti trivago dan 99designs.

Moz memiliki dua fitur yang bisa digunakan gratis, yaitu Keyword Explorer dan Link Explorer. Namun, untuk dapat mengaksesnya, pastikan Anda telah memiliki akun, ya. Daftarnya mudah, kok. 

Kalau Anda ingin fokus pada upaya optimasi SEO On Page, gunakanlah Keyword Explored dengan fitur seperti:

  • Top pages
  • Top anchor text
  • Ranking keyword
  • Saran keyword yang relevan
  • Spam score

Sedangkan untuk upaya optimasi Off Page, Anda bisa memanfaatkan Link Explorer yang akan menyajikan informasi berupa:

  • Domain authority
  • Linking domain
  • Inbound link
  • Backlink dofollow dan nofollow
  • Analisis SERP
  • Komparasi link profile


contoh analisis seo on page Moz

Moz menunjang fitur unggulannya dengan resource dengan total hingga 7 triliun link dan rutin mengindex link secara live. Dengan sumber data yang sangat masif, SEO tool ini dapat menampilkan analisis yang detail. 

Di samping itu, ada beberapa fitur yang hanya diperuntukan bagi pengguna versi berbayar. Misalnya, On-Page Optimization yang dapat memberi saran optimasi halaman, atau Rank Tracking untuk mengukur SEO situs Anda maupun kompetitor.

Anda dapat mencoba pengalaman menggunakan Moz Pro dalam 30 hari secara gratis. Selanjutnya, dapat melanjutkan ke akses berlangganan mulai dari USD 99 hingga USD 599 per bulan.

Kesimpulan:

SEO tools yang direkomendasikan untuk optimasi SEO secara lengkap dengan tampilan yang intuitif.

11. SEOquake

seo tool extension seoquake

Jika semua SEO tool sebelumnya berupa website yang mengharuskan login bahkan berbayar, di SEOquake Anda hanya perlu menginstal extension ke browser. 

Setiap Anda melakukan pencarian Google, SEOquake akan secara otomatis menampilkan parameter SEO. 

tampilan data seoquake

Uniknya, informasi dapat ditampilkan dalam berbagai versi, misalnya bar di atas website, pop up dashboard, hingga overlay pada halaman pencarian Google.

Sebagai SEO tool, SEOquake memang tidak memiliki databasenya sendiri. Melainkan, merangkum data umum terkait performa SEO On Page dan SEO Off Page dari tool-tool lainnya. 

SEOquake akan menampilkan data berupa kumpulan peringkat URL di Google index, Bing index, Alexa rank, SEMrush rank, dan lainnya. Jadi, Anda dapat melihat performa SEO secara singkat tanpa login ke SEO tool terlebih dahulu.

Menariknya, dashboard SEO tool ini juga terintegrasi dengan halaman analisis. Caranya, hanya perlu mengklik salah satu tab yang ada di dashboard extension.

dashboard extension seoquake

Setelah itu, Anda akan dibawa ke halaman SEOquake yang berisi beberapa fitur memukau, seperti audit SEO, internal links, external links, keyword density, hingga membandingkan situs Anda dengan kompetitor.

laporan seo on page seoquake

Wah, menarik ya bisa merasakan pengalaman riset SEO dengan mudah langsung dari browser Anda! Semua fiturnya dapat digunakan secara gratis, lho. Worth it untuk mempersingkat waktu optimasi SEO.

Kesimpulan:

Cocok bagi Anda yang menginginkan SEO tools yang terintegrasi dengan browser untuk memudahkan melihat performa setiap website dan potensi kata kunci.

Mana SEO Tool Andalan Anda?

Jadi, manakah SEO tool pilihan Anda? Jika masih ragu menentukan pilihan, mari review lagi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing SEO tools di atas. 

SEO ToolKelebihanKekuranganHarga
Google Keyword Planner– Fokus pada riset keyword.
– Mendukung riset keyword untuk kebutuhan iklan.
– Mudah digunakan.
– Fitur sederhana.
Lebih cocok untuk riset keyword bisnis (SEM).Gratis.
Google Trends– Tidak perlu membuat akun atau login.
– Dapat membandingkan beberapa keyword sekaligus.
– Tampilan bersih dengan statistik singkat.
– Memiliki data keyword spesifik dari Google Search, Google Image, Google News, Google Shopping, dan YouTube.
– Hanya fokus pada riset keyword saja (SEO On Page).
– Fitur tidak terlalu lengkap.
Gratis. 
Google Pagespeed Insight– Spesialisasi dalam memeriksa kecepatan website.
– Memberikan laporan loading website secara ringkas.
– Mengidentifikasi masalah dan saran yang harus dilakukan user.
– Tidak perlu login.Mengukur kecepatan website dalam versi desktop dan mobile.
Perlu input nama domain secara manual, tidak bisa mendapatkan analisis ke website secara otomatis.Gratis.
Yoast SEO– Plugin yang dapat dipasang di WordPress.
– Menganalisis kesesuaian keyword dengan konten secara otomatis.
– Fokus pada optimasi SEO On Page (keyword, meta deskripsi, URL, dll).
– Mengidentifikasi masalah pada analisis SEO dan tingkat keterbacaan.
Schema yang disediakan tidak terlalu banyak.– Versi gratis terbatas.
– Pro: USD 89 per satu situs.
Google Search Console– Fitur mendukung SEO On Page dan SEO Off Page.
– Statistik performa dikemas dengan ringkas.
– Fitur beragam dengan navigasi intuitif.
– Fokus mengidentifikasi performa website di ranah organik.
Banyak istilah khusus, butuh penyesuaian bagi pemula.Gratis.
Google Analytics– Dapat terintegrasi dengan website.
– Memiliki fitur lebih lengkap dibanding tool lain milik Google.
– Dapat membantu praktik SEO On Page dan SEO Off Page.
– Menampilkan data performa SEO website lengkap dan detail, tapi tetap ringkas.
Tampilan data profesional dengan informasi yang padat, perlu waktu untuk pemula mempelajari tool.Gratis.
Ubersuggest– Memiliki beberapa fitur yang mendukung SEO On Page dan Off Page.
– Dapat membandingkan dengan domain kompetitor.
– Memiliki basis data yang berasal dari Google Keyword Planner dan Google Suggest.
– Versi gratis terbatas.
– Free trial: 7 hari.Pro: USD 12 – USD 40.
SEMrush– Memiliki fitur yang mendukung SEO On Page dan Off Page.
– Memberikan data performa SEO yang lengkap.
– Navigasi yang terstruktur dan intuitif.Cocok untuk SEO dan SEM.
Versi premium dinilai terlalu mahal.– Versi gratis terbatas.
– Pro: USD 199.95 – USD 449
Ahrefs– Memberikan beragam fitur yang mengcover SEO On Page dan Off Page.
– Tampilan tool yang intuitif.
– Terdapat panduan singkat di tiap fitur.
– Cocok untuk pemula maupun profesional. 
Fitur yang terbuka pada versi gratis sangat terbatas.– Versi gratis terbatas.
– Free trial: USD 7 per 7 hari.
– Pro: USD 99 – USD 999
Moz– Fitur yang lengkap meliputi SEO On Page dan Off Page.
– Selalu update index link.
– Data dikemas dalam statistik yang mudah dibaca.
– Terdapat free trial selama 30 hari.
– Hanya membuka dua fitur untuk versi gratis.
– Tampilan kurang semenarik tool lain.
– Versi gratis terbatas.
– Free trial: 30 hari.
– Pro: USD 99 – USD 599.
SEOquake– Berupa extension yang dapat dipasang di browser.
– Penyajian data dalam berbagai tampilan (bar, dashboard, dan overlay).
– Otomatis menampilkan data ketika membuka website.
– Tidak perlu membuat akun atau login.
Ringkasan data yang diberikan berasal dari SEO tool lain.Gratis.

SEO tool memang cukup efektif untuk menjalankan strategi SEO Anda. Namun, tentu diperlukan keahlian supaya upaya SEO yang Anda bangun lebih optimal.

Setiap SEO tool memiliki keunggulannya masing-masing, jadi tak perlu ragu untuk mengkolaborasikan lebih dari satu SEO tool. 

Bingung harus mulai dari mana dengan SEO tool di atas? Tenang, panduan lengkap sudah terangkum dalam SEO checklist kami yang bisa Anda download secara gratis!

Semoga kesebelas SEO tool di atas dapat membantu Anda mendapatkan peringkat teratas Google, ya!

20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly

  20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly Menulis artikel dengan baik belumlah cukup. Anda juga harus membuat artikel tersebut ramah mesin penc...